Gudang Oplosan Gas Elpiji 3 Kg Daerah Serpong di Gerebek, Polisi Buru Pemiliknya

0
231
gas elpiji oplosan/istimewa

RADARTANGSEL.COM, SERPONG – HIngga saat ini, pihak Polres Tangerang Selatan, unit Krimsus masih memburu otak di balik pengoplosan elpiji 3 kg bersubsidi di wilayah Ciater, Serpong. Hal tersebut di terus di lakukan pengembangan setelah tertangkapnya 7 orang yang di lakukan oleh gabungan aparat dari kodim 05/06 Tangerang dan Polsek Serpong pada Sabtu (10/3/2018).

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, dari ketujuh orang pelaku yang ditangkap pada malam itu, setelah di cek, keseluruhannya hanyalah para  pekerja di tempat pengoplosan gas tersebut.

“Kita masih konsentrasi ke Pemilik Modal (Man Behind The Scene) nya, yang semalam ditangkap itu pekerja nya semua,” tutur Alexander, Minggu (11/3/2018).

Dalam hal ini, demi pengembangan lebih lanjut, pihaknya akan memanggil pihak Pertamina untuk dimintai keterangan terkait praktik ilegal penyuntikan gas tersebut, serta akan menghitung total kerugian negarnya.

“Pertamina akan kita panggil untuk memberikan keterangan, termasuk menjawab pertanyaan berapa total kerugian yang timbul,” terangnya.

Modus para pengoplos ini mengedarkan gas tersebut dengan cara mengedarkan gas oplosannya langsung ke para agen pengecer gas (warung), dimana para pengecer atau pemilik warung tersebut tidak mengetahui bahwa gas bersubsidi 3 kg yang mereka terima sudah tidak lagi memiliki berat netto 3 kg.

“Tipe merek ini, ‘motong’ jalur di tengah-tengah distribusi, mereka ngurangi isian gas yang bersubsidi,” ungkapnya.

Dalam penggerebekan yang dilakukan semalam tersebut, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa 1340 tabung gas ukuran 3kg, 120 tabung ukuran 12 kg, 17 tabung ukuran 40 kg, serta alat suntik gas sebanyak 107 unit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here